Rabu, 30 Juli 2014

My Everything


Judul : My Everything
Penulis: Daisy Ann & Sylph Feira
No ISBN: 978-602-7702-28-1
Rating: ☆☆☆
Penerbit: Eazy Book 
Sinopsis:

"Terima kasih," ungkapnya tiba-tiba. "Terima kasih karena sudah bersamaku selama aku di Jakarta, Claire."

Air mataku makin membanjir.

Sean tersenyum tipis.

"Sean, apa menurutmu kita akan bertemu lagi setelah ini?"

***

Claire berniat merusak acara pernikahan mantan kekasihnya, dengan cara yang menurutnya sempurna. Cara yang ia harap tak akan hilang dari ingatan Sean dan mempelai wanita, sampai akhir hayat mereka. Namun misi itu hancur lebur ketika ia bertemu dengan pemilik seulas senyum malaikat di kereta...

Stanley jatuh cinta pada Angelle, sebuah robot android yang didesain sangat mirip dengan manusia oleh pembuatnya. Terkadang bahkan lebih memiliki hati ketimbang Stanley. Akankah perjuangan Stanley atas kisah cinta beda dunia itu menemui akhir yang bahagia?

Kalau kau ingin kisah cinta yang berbeda, novela ini jawabannya. Dua novela berlatar masa depan ini akan menyentuh kati siapapun dengan begitu manis...

*
*
*
*


Senang rasanya saat tahu temanmu sudah bisa menerbitkan novel sendiri. Teman yang saya kenal dari situs menulis fanfiction.net (atau biasanya disingkat FFn) ini kembali meluncurkan novel ketiganya, dan kali ini duet dengan teman yang saya juga kenal lewat situs menulis itu.

Oke cukup basa-basinya tentang siapa penulis novel ini. Sekarang aku bakalan membahas isi novel ini yang membuatku merasa ... kenapa endingnya macam ini? :")) #nak

Novel ini terdiri dari tiga bagian yaitu Prolog, Train to Heaven dan Trail of Angel

Prolog sendiri merupakan penjelasan tentang setting keseluruhan novel ini, yaitu future. Mungkin kalian awalnya bakalan bingung dengan prolog ini, namun tidak berapa lama kalian pasti menikmati setting yang memang agak ribet kalau kita mengangkat tema future.

Beralih ke Train to Heaven, ceritanya bagus sih, tapi—entah kenapa kesan penulisan seperti sebuah fanfic. Apalagi Kevin yang digambarkan bermata biru dan berambut pirang, fix saya langsung teringat tokoh anime Naruto. (Maafkan aku kak, aku hanya jujur mengatakannya :"))

Meskipun begitu, Trail to Heaven tidak hanya menulis tentang romantis yang diselingi dengan sedikit tragedi, tapi juga ada pesan yang ingin disampaikan. Bukan karya romantis galau tapi tidak ada amanatnya :)


Tersenyum atau menangis, dua-duanya bukan berarti lemah— hlm. 60

Sementara Trail to Angel, ceritanya benar-benar bikin perasaan dimainin. Awalnya serius, lalu ada saatnya kita membacanya tersenyum lalu tanpa sadar mata berkaca-kaca pada akhirnya. Aku yang awalnya sebal pada Sean yang selalu melarikan diri dari masalah, sedikit demi sedikit mulai memahami kenapa dia melakukan itu dan membuatku berpikir aku juga akan seperti dia jika memiliki orang tua seperti itu.

Karena meskipun tubuh kita sudah dewasa, kadang jiwa kita masih anak-anak bukan? Empat dari lima bintang :)

Kamu orang baik. Aku tidak tahu kakakmu seperti apa, yang jelas, aku tahu kalau kamu adalah orang yang benar-benar baik hati— hlm. 144

Jika kalian ingin menghubungi penulisnya, silahkan cari ke:
Daisy Ann
Fb: Ratih Desiana
Twitter: @rnight_desiana
Sylph Feira
Fb: Amnecya Kitsuune
Twitter: @SuuFoxie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku