Jumat, 24 Oktober 2014

Unplanned Love




Judul: Unplanned Love
Penulis: Jenny Thalia Faurine
No ISBN: 978-602-02-4858-5
Tahun Terbit: September 2014
Rating : ☆☆☆ 
Sinopsis:

Aruna–penulis terkenal–dan punya sahabat bernama Acintya. Cintya dengan segala kesempurnaan dan kecantikannya, sedangkan Aruna harus menerima pernyataan orang-orang yang menganggap Runa adalah sidekick-nya Cintya.

Suatu saat, sahabatnya tiba-tiba menghilang seiring dengan tagihan kartu kredit dengan nominal yang cukup fantastis. Runa kelabakan, ia berusaha mencari di mana sahabatnya tersebut namun hasilnya nihil. Seakan semua itu belum cukup, seorang lelaki bernama Seta mendatanginya dan menyuruh Runa menikah dengannya–sebagai akibat dari Cintya yang menjanjikan pernikahan padanya namun saat ini menghilang. Jelas saja Runa menganggap Seta adalah lelaki paling waras saat ini. Ia, seorang Philophobia tentu tidak akan menerima lamaran itu.

Kalaupun ia takut terhadap hal bernama cinta, setidaknya ia tidak ingin menghabiskan sepanjang hidupnya dengan pernikahan berlandaskan keterpaksaan.

Runa saat ini tengah menggarap novel romance keempatnya di bawah tekanan deadline. Saat itulah, editornya menyarankan Runa untuk berlibur–sekedar untuk menemukan summer fling dan membuat Runa bisa merasakan jatuh cinta agar tulisannya lebih bernyawa. Saat yang tepat ketika dia harus kabur dari kejaran Seta yang sepertinya kurang waras.

Dibalik segala hal yang menyebalkan tentang Seta, aku suka karakternya. Runa dan Seta memang pelengkap satu sama lain. Dialognya kadang lucu dan bikin senyum-senyum sendiri. Begitu membuka halaman pertama, enggan berhenti hingga selesai.(Indah Hanaco, penulis novel Stand By Me dan Crazy Little Thing Called Love)

*
*
*
*

Satu rahasia kecil (entah ini bisa dibilang rahasia apa tidak), bahwa sebenarnya aku selalu membeli novel terbitan penulis ini langsung dari orangnya. Jadi otomatis langsung dapat tanda tangannya. Lumayan, ada buku-buku febeles yang sudah di tanda tangan di rak buku, biar bisa dipamerin kalau ada yang minat pinjam :p

Tolong, abaikan pembukaan diatas.

Bisa dibilang, penulis ini produktif banget. Novel sebelumnya, Playboy's Tale (reviewnya bisa dilihat di sini) terbit di bulan Juli dan bulan September sudah terbit lagi novel lain. Salut deh :)

Secara garis besar cerita sudah diterangkan di sinopsis. Dan kalau kamu tanya Seta (yang belakangan ini aku lebih setuju sama penulisnya untuk menyebutnya Seta(n) karena kelakukannya), pasti antara pingin mukul dia, nyakar ataupun malah mungkin fine-fine saja lelaki macam itu yang naksir kamu #eaaa

"Menikah dengan saya."—hlm. ix (prologue)

Tokoh Seta ini pada awalnya juga kaku banget bicaranya. Formal banget sampai-sampai mikir kalau Seta ini sebenarnya guru Bahasa Indonesia yang gak kesampaian saking kakunya #hehehe

Namun semua itu berubah saat negara api menyerang setelah Seta menyadari kalau dia jatuh cinta dengan Aruna. Tapi menurutku, kisah mereka sudah mulai kurang greget setelah sadar perasaan yang sebenarnya keduanya. Entah kenapa malah terlalu menye-menye dan bikin ... ugh sebel.

Oiya, kalian juga berasa diajak keliling Indonesia membaca ini. Karena Aruna saking gak sukanya sama Seta, jadi kabur kemana-mana dan anehnya (tapi nyata) Seta bisa tahu keberadaan Runa. The best stalker deh Seta(n) ini.

Background yang digunakan untuk novel ini lebih tepat menurutku sehingga kalaupun membayangkan kisahnya, kita gak terbentur oleh background yang tidak sesuai dengan ceritanya seperti novel Playboy's Tale.

Empat bintang dari lima bintang.

P.S:
Kalau mau lihat Book Trailer novel ini :3



1 komentar:

  1. Haihai! XD

    Hehehe aku pernah baca buku ini, tapi pas masih eksis di wattpad. :3 Sekarang sih udh dihapus gara2 diterbitin :')

    Total, cerita Jenny Thalia emang keren. Gimana enggak cerita di wattpad aja dia selalu ada di what's hot romance :3 Walau gitu, buku ini bukan genre aku yang sebanarnya. Yah, maklumlah masih terkena virus buku dengan isi CEO yang gila kuasa dan protektif dengan cewek biasa yang luar biasa. Hahahaha XD

    Salam,
    Putri Nadia ;)

    BalasHapus

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku