Jumat, 14 November 2014

Kartini Nggak Sampai Eropa

Maaf burem :(
Judul : Kartini Nggak Sampai Eropa
Penulis : Sammaria
No ISBN : 978-979-780-271-4
Tahun Terbit : 2008
Rating : ☆☆☆☆
Sinopsis :

Anti dan Tesa sudah tidak saling bertemu sejak lulus sekolah. Keduanya adalah cewek-cewek Indonesia yang mencoba menaklukan dunia—khususnya Eropa. Anti melanjutkan studinya ke Perancis, sedangkan Tesa mengambil kuliah di Jerman.

Bagi mereka, jarak bukanlah hambatan untuk tetap saling berbagi cerita. Melalui e-mail, mereka bertukar ide, pendapat, dan argumentasi tentang banyak hal. Tentang pengalaman cintanya dengan para cowok, tentang kebudayaan barat dan timur, tentang realitas sosial, tentang seks, dan bahkan tentang kepercayaan terhadap Tuhan.

Anti dan Tesa adalah dua dari sekian banyak cewek Indonesia pintar. Sambil mencoba menaklukkan Eropa, kedua cewek ini juga terus memperdalam pengetahuannya seraya menikmati masa muda. Meski terkadang memiliki pemikiran yang berbeda, tapi mereka justru menjadi dua orang sahabat yang saling melengkapi.

Tidak hanya pintar, Anti dan Tesa juga sama-sama cewek Indonesia yang haus akan tantangan, memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi, hobi berpetualang, berkebudayaan tinggi, dan berprinsip. Meski tinggal di Eropa, mereka tidak lantas meninggalkan adat timur yang selama ini mereka jalankan.

Hal itu terlihat jelas saat mereka mempertahankan prinsip ‘having sex after marriage’—meski di sana segala sesuatunya memungkinkan dan sex before marriage adalah hal yang biasa.

Mereka berdua memang luar biasa. Semangat mereka pun tidak kalah tingginya dengan semangat Kartini di zaman dulu. Ya, mereka adalah Kartini zaman modern. Kartini masa kini yang haus akan rasa ingin tahu. Kartini yang tidak takut untuk mempertanyakan apapun, meski pada akhirnya tidak semua pertanyaan memiliki jawaban.



*
*
*
*

Pertama, biarkan aku speechless dulu karena buku ini memenangkan penghargaan Kusala Sastra Khatulistiwa Award dalam Kategori Penulis Muda Muda berbakat tahun 2009. Dan aku merasa dunia seolah berkonspirasi untuk membuatku membaca buku-buku karya pemenang penghargaan bergensi nih (-__- ") melirik buku lawas yang bebau menang penghargaan

Aku suka format novel ini : Email. Bagaimana penulis bisa membuat hanya email-email sederhana menjadi jalinan sebuah cerita yang kadang bikin ketawa, gregetan dan sekaligus iri, ingin memiliki teman seperti Tesa yang galak dan speak with no sugar dan Anti si Cassanova yang terjebak di tubuh perempuan Asia.

Kenapa setiap nama Tuhan dibawa-bawa, kita langsung menciut dan terima apa adanya? — Tesa (hlm 30)

Banyak pesan moral yang disampaikan novel ini dan pemikiran-pemikiran liarku yang tidak bisa aku tanyakan kepada orang-orang sekitar karena ada label 'tabu', dibahas disini. Rasanya ingin memeluk mereka berdua karena aku bisa mengetahui apa jawaban atas pertanyaan yang selama ini ingin aku tanyakan tapi tidak ada patnernya.

Dan aku suka banget apa kata Tesa tentang 4B meskipun aku bukan Batak.

  • Brain
  • Beauty
  • Behavior
  • Batak =)) ini kece tahu

Kebebasan cuma bisa terjadi kalau semua pihak di dunia gak punya kepentingan akan pihak lain — Anti (hlm 41)

Bagi yang alergi sama buku-buku yang bahasanya campur sari (alias setengah Inggris setengah Indonesia), aku sarankan jangan baca buku ini. Disini kebanyakan bahasa Inggris dan ada beberapa paragraf bahasa Jerman serta secuil bahasa Spanyol. Yah, namanya juga perempuan-perempuan yang pernah ke Eropa, bahasa mereka wajar dong kaya. Namun lucu juga saat mereka membahas tentang bahasa ibu mereka, Bahasa Indonesia di salah satu emailnya.

But what is Bahasa Indonesia anyway?! Bukankah Bahasa Indonesia juga serapan banyak bahasa? Kata "Bahasa" aja gak asli Indonesia. Menurut gue, fungsi bahasa adalah alat komunikasi. As long as it express your idea, what the fuss? — Tesa (hlm 44)

Lima bintang dari lima bintang. Buku yang masuk sebagai buku favorite dengan segala macam kegilaan yang mungkin pernah terpikirkan oleh sebagian perempuan di Indonesia namun malu untuk mencari tahu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku