Selasa, 04 November 2014

LIMIT

Lihatlah dalam kenanganmu. Ada aku disana... selamanya


Judul : LIMIT
Penulis : Triani Retno
No ISBN : 978-979-91-0678-0
Tahun Terbit : Februari 2014
Rating : ☆☆☆ 
Sinopsis:

"Aku akan menunggu kamu di sini." Eizel tersenyum lembut, lalu bersenandung pelan, "Wherever you go whatever you do, I will be right here waiting for you, whatever it takes or how my heart breaks, I will be right here waiting for you....

Keala adalah murid pindahan di salah satu SMA top di kota Bandung. Keala yakin kalau kehidupan sekolahnya kali ini tak kan jauh berbeda ketika di Banjarmasin. Ternyata dia salah. Salah besar malah. Di sekolahnya sekarang kehidupan Keala berubah 180 derajat. Dia tak lagi menjadi idola sekolah, nilai-nilai ulangannya hancur, dan kepercayaan dirinya mulai luntur.

Tapi itu tidak berlangsung lama, karena Keala bertemu dengan Eizel, kakak kelas cakep yang selalu membantunya di masa-masa suram itu. Kebaikan Eizel membuat Keala jatuh hati. Dia merasa hidupnya yang dulu telah kembali. Nilai-nilainya mulai membaik dan ada Eizel yang selalu ada setiap dia butuh. Tapi, ada satu hal yang luput dari pengamatan Keala. Dan itu adalah tentang Eizel... Eizel Agusta.

*
*
*
*
Salah satu hasil belanjaan disaat kalap :"D ini akibat galau yang berujung dengan kemakmuran kantong yang semakin menipis

Beli ini pertama karena beberapa alasan, diantaranya:
  1. Warnanya hijau (iya, lemah banget dengan warna yang satu ini)
  2. Ada kota kelahiranku sebagai latar awal tokoh utamanya, Banjarmasin maaf aku bukannya mau rasis ya :p
  3. Seorang teman facebok telah mereview buku ini dan aku mecoba mempercayai review temanku itu (meskipun pola pikir dan selera kami berbeda)

Dan konsep buku ini sendiri menurutku unik, karena jarum jam yang paling atas pada jam konvensional biasanya tertulis angka 12 sementara novel ini adalah 10. Plot twist dalam novel ini benar-benar bikin berdecak kagum. Saat kita pikir udah hampir menebak jalan ceritanya, plot yang dipaparkan membuat prediksi kita meleset dan membuat kita mengulangnya dari awal lagi untuk menebaknya.

Semua tokoh disini memiliki karakter yang kuat dan tidak terkesan menye-menye yang alay seperti teenlit kebanyakan. Menye-menyenya itu memang terjadi pada kehidupan nyata dan itu membuat novel ini rasional. Apalagi ada sisipan matematika yang menggambarkan kenapa judul novel ini adalah limit.

Prinsip saya mah nggak semua orang dilahirkan untuk menjadi ahli dalam bidang eksata — Ninna (hlm. 28)

Dan karena ending Seri Bluestroberi semuanya pasti sad ending, jadi jangan berharap semua ini akan berakhir dengan manis pada Keala. Namun diantara semua hubungan ini, aku paling suka karakter Ninna dan Kevin. Gimana ya ... hubungan mereka ini bikin gregetan dan terasa seperti friendzone terselubung. 



Coba aku bisa suka sama kamu dan kamu bisa suka sama aku. Kita tidak perlu menjadi sepasang jomblo mengenaskan seperti ini — Kevin (hlm. 119)

Berharap ada side story mereka berdua sih. Mereka unyu sih. Entah kenapa kalimat diatas membuatku membayangkan bagaimana jika dua orang ini mempunyai kisah cinta namun keduanya tidak sadar-sadar tentang perasaanya. Dan sepertinya kebiasaanku lebih suka pada tokoh pendukung daripada tokoh utama kambuh lagi saat bertemu Kevin dan Ninna.


Untuk typo, sebenarnya aku tidak terlalu mengeceknya secara detail karena aku bukan pengingat typo yang baik. Namun ada satu hal yang cukup mengganggu, yaitu pada halaman 44 dimana sang dokter digambarkan berusia 40 tahunan dan saat dihalaman 45, dokter itu dijelaskan usia 30-an. Lalu yang benar yang mana?


Amanat novel ini banyak banget dan gaya remaja banget sehingga langsung masuk ke kepala. Cocok banget bagi yang tengah dilema menghadapi perubahan-perubahan saat dibangku SMA. Empat bintang dari lima bintang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku