Rabu, 10 Desember 2014

December Top 5 Wednesday - Re-reads

Edited by me
Source here

Huhuhu.. sudah kembali hari Rabu saja dan ini berarti sudah seminggu enggak mampir kemari. Bukannya gak mau, tapi yah begitulah. Dan pas mau nulis review hari ini, malah blank karena waktu yang dimiliki gak cukup #lalugalau

Yak, mari lupakan intro diatas yang gak banget. Tema Top 5 Wednesday kali ini adalah Re-reads. jujur saja, sebenarnya ini agak sulit karena aku bukan tipikal orang yang suka membaca ulang suatu cerita. Dan karena ini pula, aku sering dimarahi mama karena buat apa beli kalau hanya dibaca sekali dalam seumur hidup?
Lalu gak tahu harus jawab apaan sama mama atas pertanyaan ini

Dan setelah bongkar lemari penyimpanan, buku inilah yang masuk ke listku:



1. ABG Di Balik Runway by Armadina AZ


Buku ini boleh saja buku keluaran lama dan mungkin bukan buku best seller, tapi inilah buku non-fiksi yang paling aku sukai. Buku ini membahas banyak hal seputar dunia model dan membawaku seperti Nina, yang tengah berbicara dengan teman-temannya yang merupakan model, ataupun berbicara dengan para desainer ataupun orang-orang di balik runway.

Selain itu aku menyukai sisi lain model yang di angkat pada buku ini, bukan hanya melulu soal model sebagai simpanan pejabata ataupun model hanya punya tampang. Pokoknya, saat aku merasa butuh motivasi ataupun membuat mimpiku untuk bekerja di dunia fashion tetap hidup, aku akan membaca buku ini dan sembari ditemani lagu Katy Perry - Unconditionally :D #bukanpromosi



2. Cleopatra by Bernard Shawn


YES!! Buku yang satu ini juga buku yang paling sering aku baca, sampai-sampai lepek dan keriting. Buku ini mengajarkanku agar jangan mau menerima stigma perempuan haruslah menjadi lemah. Rubahlah kelemahanmu menjadi sebuah kekuatan dan perdayakan semaksimal mungkin stigma orang-orang tentangmu untuk keuntunganmu.

Yeah, sounds bitch person, tapi jika perbuatan kita bisa membuat orang lain terlindungi, kenapa tidak?



3. Simple Thinking About Blood Type Series by Park Dong Sun



Sebenarnya aku tidak terlalu mempercayai sifat seseorang berdasarkan golongan darah. Namun dari pengamatan sehari-hari, apa yang dituliskan di buku ini memanglah sebagian besar benar dan aku berusaha untuk memahami orang-orang disekitarku dengan bantuan buku ini.

Aku bukanlah orang yang masuk golongan friendly. Malah mungkin aku cocok disebut enemy bagi orang-orang disekitarku, orang yang tidak tahu tentangku. Dan karena aku memahami kelemahanku yang satu ini, jadi aku berusaha bersikap baik pada orang lain dengan bantuan buku ini meskipun masih belum berhasil banget sih, hahaha :D



4. The Time Traveler Series by Kersien Gier



Buku ini memang melelahkan untuk dibaca sebenarnya, karena terdiri dari tiga seri. Bukan karena ketebalannya, tapi karena candu yang ditimbulkan dari buku pertama dan seolah waktu beraktifitas harus berhenti untuk sementara untuk menyelesaikan semua serinya. Buku ini juga seolah tidak membiarkanku untuk kembali ke dunia nyata jika aku tidak menyelesaikan semua serinya.

Tapi untuk menghiburku dari kegilaan tugas kuliah sih, buku ini aku sukai banget. Apalagi kalo libur tiga harian tiap minggu, senang banget deh :*


5.  How To Be A Writer by Primadona Angela



Buku ini sebenarnya bisa dibilang adalah buku 'penampar' jika sudah mulai down dalam menyelesaikan draf novel meskipun sampai sekarang belum ada yang selesai sih dan jika aku berpikiran untuk berhenti untuk menjadi penulis.

Mungkin setiap orang punya style sendiri untuk menulis, begitupun juga aku. Tapi setiap membaca buku ini, aku kembali mengingat mimpiku yang entah kapan bisa terwujudkan. Buku ini membuatku tidak menyerah akan mimpiku dan mengingatkan apa yang kukejar sejak awal. Lebay mungkin bagi beberapa orang, tapi inilah aku dengan segala hal yang tidak mudah dimengerti oleh orang lain :)



Sebenarnya ada banyak lagi, tapi kurasa buku-buku diatas sudah cukup menerangkan bagaimana sebuah buku bisa memberikan efek pada diriku. Aku mungkin tidak bisa menjadi sekarang jika aku tidak mengenal buku baik itu fiksi maupun non fiksi. Lewat buku-buku yang aku miliki, aku berubah menjadi manusia yang jauh lebih baik lagi.

Dan karena itulah, jika temanku mempertanyakan hobiku membaca buku yang mereka anggap usless, aku bisa mengatakan "Kita punya berbagai cara untuk menghibur diri masing-masing bukan? Dan lewat buku, aku bisa berubah menjadi manusia yang lebih baik lagi."

Ah sudahlah. Kalo diteruskan ini bisa panjang menye-menye jadinya. Mungkin efek hujan :p

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku