Kamis, 01 Januari 2015

Choco Stick Boyfriend

Andai jarak kita tak sebegitu jauh
Judul : Choco Stick Boyfriend
Penulis : Rani Ramdayani
No ISBN : 9786027968462
Tahun Terbit : April 2014
Jumlah Halaman : 295 halaman
Rating : ☆☆ 
Jenis : Paperback
Sinopsis : 

"Aku menutup mata, telinga dan mulutku hingga tak mampu menyaksikan setianya dirimu dan mengatakan berapa lamanya aku menunggu kau mencariku."

***

Young Ha Ru harus meninggalkan kekasihnya demi sebuah cita-cita menjadi sutradara. selama waktu yang cukup lama, dia berada di London dan berusaha memaklumi betapa sulit menjaga komunikasi dengan gadis yang sudah dipacarinya selama dua tahun. Terlebih perbedaan waktu yang cukup signifikan di antara mereka.

Ha Ru tidak pernah menyangka jika ia akan tertimpa musibah di negaranya sendiri dan koma selama berbulan-bulan. Hanya gara-gara sebuah kamera milik seorang lelaki angkuh yang memiliki ego yang luar biasa besar.

Dan waktu terus berjalan mengubah banyak hal. Ha Ru yang tertidur panjang tidak pernah tahu apakah sang kekasih akan setia menunggu "kembali". Kembali pada rasa yang sama bahkan mencintainya dengan cara yang seperti dahulu....



*
*
*
*

Happy New Year everyone (dimana aku tinggal di daerah Waktu Indonesia Tengah sehingga tahun baruan lebih cepat satu jam dari yang tinggal di daeran Waktu Indonesia Barat)! Jam segini aku memposting sesuatu ke blog, menunjukkan bahwa tahun keempatkupun, aku masih tetap menghabiskan tahun baru di rumah sendirian :D karena mama dan adikku pergi ke Banjarmasin dan mbak sepupuku dapat shift malam dirumah sakit.

Anyway, malam tahun baru aku gak kemana-mana dan memilih menghabiskan semua tombunan buku yang ada serta membuat reviewnya. Yah, sebagian memang masih ada di draf sih, tapi mencicil dari sekarang biar pas pertengahan Januari gak keteteran kan gak dosa :p bilang saja kalau kamu kesepian.

Salah satu buku yang menemaniku saat kesepian ini adalah ini. Dan jujur saja, jika mengingat betapa murahnya buku ini padahal baru keluar satu minggu dari penerbit (aku beli saat bazar buku di perpustakaan Daerah minggu kedua di bulan April dan berharga 15 ribu), aku tidak membayangkan jika cerita yang diberikan padaku akan bagus banget.

Ternyata, memang benar, HAHA ... *tertawa hambar*

Kelebihan buku ini (bagiku)  hanya settingnya yang lumayan seperti setting tempat Seoul dan London dipaparkan dengan baik, Setting waktu yang tidak terasa terlalu rush tapi juga tidak terlalu lambat. Ukuran font pada novel ini okelah, tidak membuat mata sakit karena ukurannya pas dan juga spasinya agak banyak. Oh iya, banyak quote bagus di buku ini (meskipun ceritanya bikin pokerface)

Sementara untuk kekurangannya (karena banyak banget, aku harus membuatnya seperti di bawah ini daripada paragraf) :

  1. Footnote kurang lengkap. Mungkin penulisnya lupa satu hal, tidak semua pembacanya sudah jago bahasa Korea meskipun wabah hallyu sedang menyerang remaja Indonesia.
  2. Typo. "... memenuhilayartablet" (hlm 26). Seharusnya "... memenuhi layar tablet".
  3. Tanda elipsi. "Aku tidak...." (hlm 41). Seharusnya "Aku tidak ...."
  4. Banyak bahasa tidak baku. Oke ngerti kalau ini sasarannya untuk remaja (dan dewasa muda sepertinya), tapi settingnya luar negeri dan sudah tidak terhitung berapa banyak kata yang sebenarnya ada padanan yang pas untuk digunakan dalam bahasa Indonesia ketimbang bahasa 'rada gaul' yang membuat setting luar negerinya tidak terasa samasekali.
  5. Kegalauannya bikin KZL! Serius, aku suka dibuat galau, tapi bukan dengan cara mainstream yang satu ini. Malahan aku kesal dengan Eun Hyi yang lebay banget karena berpisah dengan Ha Ru, pacarnya. LDR emang bikin nyesek, tapi juga bukan berarti harus dibuat alay kan?
  6. Kebetulan-kebetulan yang terlalu mudah ditebak. Kebetulan demi kebetulan dalam sebuah cerita itu emang klise abis dan novel ini fix mengangkat keklisean itu.
  7. Ketidak konsistenan musim. Pertanyaan abad ini, "bisa ya musim di Jepang itu sudah memasuki musim semi sementara musim di Korea Selatan masih musim dingin?" 


Quote yang bagus dari buku ini :

  1. Biarkan cinta milik mereka yang tak melibatkan kecemasan berlebihan saat harus melakoninya jarak jauh. Biarkan cinta hanya milik mereka yang tak mudah hancur karena kesalahpahaman. Biarkan cinta hanya milik mereka yang berusaha mencari, menunggu dan berani setia (hlm. 4)
  2. Sama sepertimu, jika kau berjanji setia hingga menemuiku kembali, akupun akan memegang kepercayaanmu (hlm. 8)
  3. Jika kau tidak keberatan, aku juga tidak keberatan menunggumu di sini. Aku ingin tahu sekuat apakah kau bertekad menemuiku dengan cara serumit itu. (hlm. 33)
  4. Keika sama-sama merasakan peliknya mencintai seseorang yang berada jauh dari pandangan, kadang berpikir bagaimana bisa bahagia jika memiliki seseorang yang terasa seperti tak memiliki (hlm 49)
  5. Meskipun terkadang perasaan gamang menjadi satu-satunya opsi apakah akan tetap bertahan atau memutuskan untuk memilih yang lain (hlm 55)
  6. Pria itu seperti teh gingseng. Terkadang akan terasa hangat hanya dengan menatapnya saja (hlm 55)
  7. Hanya karena sama-sama saling menunggu, akhirnya mereka tak bisa mewujudkan ambisi untuk bertemu (hlm 73)


Sindiran halus dari buku ini :

  1. Untuk apa manusia menciptakan ponsel jika tidak dimanfaatkan samasekali? (hlm 11)
  2. Kebahagiaan itu kecil seperti pasir. Sementara kesedihan itu besar seperti batu karang (hlm 81)
  3. Saat jatuh cinta, orang Jepang lebih memilih mengungkapkannya dengan kalimat suki deshita ketimbang  aishiteru karena aishiteru hanya diucapkan setelah menikah (hlm  84) 


Dan pada akhirnya, rating dua adalah yang paling cocok kuberikan pada buku ini. Melihat buku ini merupakan imprint DivaPress yang lagi-lagi mengecewakanku. Aku tidak tahu apakah buku dari penerbit ini akan mengecewakanku lagi, semoga saja sih enggak.

Direkomendasikan? Entahlah ... bagiku novel menye-menye keterlaluan begini tidak cocok dibaca bagi orang-orang LDR, karena malah menimbulkan prasangka buruk terhadap pasangannya dan berakhir dengan sad ending (hubungan orang-orang yang menjalankan LDR ya maksudku).

2 komentar:

  1. Yeay. Terimakasih reviewnya. :)) Silakan kunjungi raniramd.blogspot.com bila ingin mengisi waktu dengan membaca cerita-cerita pendek :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama. Dan mungkin nanti saya mampir kalau tidak begitu sibuk :)

      Hapus

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku