Jumat, 16 September 2016

Mr AB vs Miss AB : Limerence

Judul: Mr. AB vs Miss AB: Limerence
Penulis: Yuli Prianita
No ISBN: 9786023753130
Tahun Terbit: Januari 2016
Jumlah Halaman: 280 halaman
Rating: ☆☆☆ ½
Jenis: paperback
Penerbit: Grasindo
Sinopsis:
YOO YEON-SEOK
Aku menyukai wanita itu. Rambut bergelombangnya yang tergerai, bibirnya yang sensual, pinggang rampingnya, dan kakinya yang jenjang. Semuanya hanya masalah fisik.

Kemudian, suatu pagi aku terbangun di sampingnya dan… aku menyukai sinar matahari di sekeliling kami, dan wajah lelapnya, dan keberadaannya. Dan, kami bahkan tidak bercinta. Itulah masalahnya dengan wanita ini. Aku tidak menghabiskan waktu untuk menggodanya, tapi untuk mengobrol dengannya.

Masalahnya hanya satu: aku tidak suka terikat pada satu wanita saja seumur hidupku.

LEE JUNG-JOO

Uh-oh. Pria seksi. Dan tampan. Dan kaya. Kelemahan terbesarku. Dan, bagian paling seksi darinya adalah keengganannya untuk menemui satu orang wanita lebih dari satu kali setelah mereka berkencan. Atau menghabiskan malam bersama. Atau bercinta.



Mungkin sebaiknya dia berhati-hati sedikit dengan pesonanya. Bisa jadi aku kehilangan kendali dan menancapkan cakarku padanya. Itu, sungguh, sesuatu yang sangat berbahaya bagi seorang pria.



Review



“Because you're in love with me. And your biggest fear is, that I will enter your heart then break it into pieces.”
(hlm. 187)


Yoon Yeon-Seok bukanlah tipikal lelaki yang akan menjadi pacar idaman karena sikapnya yang seringkali gonta-ganti pasangan kencan dan jika menarik baginya, akan dibawa ke ranjang. Baginya, wanita yang bersamanya tidak boleh berkencan lebih dari satu kali dan semua wanita itu seperti penyihir karena mampu membuat semua teman-temannya tidak mempunyai kebebasan lagi. Tetapi wasiat ayahnya yang membuatnya terpaksa harus dijodohkan dengan perempuan yang memiliki sepak terjang sama sepertinya. Golongan darahnya AB.

Lee Jung-Joo, wanita yang blak-blakan dalam mengatakan apapun sehingga banyak orang yang membencinya dan terkenal dengan reputasinya yang menghancurkan hati banyak lelaki. Tapi tidak banyak yang tahu jika sebenarnya ia mencitai sahabatnya sendiri, satu-satunya orang yang tidak mempan dengan pesonanya. Tapi perjodohan yang diatur ibunya membuat hidupnya tidak lagi sama. Apalagi ternyata lelaki yang dijodohkan dengannya memiliki semua syarat menjadi lelaki idamannya. Serta kebetulan yang tidak bisa dibilang menyenangkan, Jung-Joo memiliki golongan darah yang sama dengan Yeon-Seok, golongan darah AB.


“Benar,” sahut pria itu dengan suara tenang dan dalam. Ada seringai melintas di wajahnya, membuatnya tiba-tiba tampak berbahaya. "Aku memang calon suamimu. Menggelikan bukan?"
(hlm. 38)


Yeon-Seok dan Jung-Joo ternyata pernah bertemu 4 tahun yang lalu dalam kerja sama pembangunan sebuah hotel. Pertemuan itu meninggalkan kesan yang mendalam pada Yeon-Seok dan membuat lelaki itu terpesona meskipun waktu itu Jung-Joo tengah mempermalukan selingkuhan (mantan) pacarnya serta (mantan) pacarnya di depan semua orang.

Karena sama-sama tahu reputasi masing-masing, jadi baik Yeon-Seok maupun Jung-Joo membuat beberapa aturan untuk pernihakan mereka nanti. Diantaranya mereka tidak mencampuri urusan masing-masing dan bebas menggoda siapapun yang diinginkan asalkan tidak di tempat umum.



“Saat kau menjadi dirimu sendiri, bukan jaminan kau disukai orang. Ukuran manusia yang baik berbeda-beda untuk setap kelompok. Menjadi wanita baik-baik dengan hidup lurus dan tidak pernah melenceng pasti akan dianggap membosankan oleh wanira sepertiku. Dan menjadi wanita gila belanja yang hanya mementingkan penampilan sepertiku, pasti dianggap wanita tidak benar yang nantinya akan dilemparkan ke neraka di mata wanita baik-baik itu. Kau didikte untuk menjadi apa yang menjadi orang lain inginkan dan saat kau meminta pendaat mereka, kau tahu apa yang mereka katakan? Jadilah dirimu sendiri. Benar-benar omong kosong!”
(hlm. 187)


Tetapi saat mereka berdua mengenal satu sama lain lebih jauh, tanpa sadar perasaan yang paling tidak ingin mereka rasakan menyusup. Tetapi Jung-Joo menepis, lantaran ia mengira bahwa perasaanya takkan berubah untuk sahabatnya, Baek In-Ha. Lelaki yang menyebabkannya pada akhirnya menerima keputusan sepihak ibunya untuk menjodohkan Jung-Joo dengan Yeon-Seok.

Lalu bagaimana akhirnya kisah cinta antara Yeon-Seok, Jung-Joo dan juga In-Ha? Apakah semua orang akhirnya menyadari perasaan satu sama lain atau hanya ada penyesalan yang tertinggal diantara mereka bertiga?


“Sahabat dan kekasih. Sulit sekali dibedakan, kadang. Menurutku, sahabat selalu ada. Kau tidak keberatan berpisah dengannya di penghujung hari, karena kalian akan bertemu esok hari untuk melanjutkan apapun yang ingin kalian bicarakan. Tapi pasangan hidup? Kekasih? Kau harus melakukan sesuatu untuk memperjuangkan mereka. Bahkan meski hal kecil sekalipun. Kau tidak mau berpisah di awal, karena kau masih ingin bersamanya lebih lama, jadi kau akan memikirkan topik baru, apa pun itu, agar kalian bisa bersama lebih lama sekitar lima atau sepuluh menit lebih lama. Itulah kenapa mereka berbeda.”
(hlm. 157)




My Opinion


Jadi ini adalah karya pertama Yuli Pritania yang aku baca, Aku tahu dia sudah menerbitkan banyak novel, tapi baru yang ini menarikku untuk membelinya karena AB vs AB. Oh iya, ini masih masuk ke dalam Blood Type Series sama seperti Mr B vs Miss AB: Reality dan juga Mr O vs Miss B: Promise. Serta seperti yang aku bilang di review Promise, tempat Day's End Bar & Restaurant juga ada di buku ini karena Jung-Joo yang menjadi orang yang dipekerjakan mendesain ulang tempat ini,

Untuk pekerjaan Yeon-Seok dan Jung-Joo sendiri di buku ini cukup di eksplor dan aku jujur tidak menyangka akan disuguhkan dengan cerita yang sexual tension-nya lumayan tinggi. Karena aku belum pernah ketemu sama novel setting Korea mengangkat gaya penulisan seperti ini dan tenang saja, tidak bakalan bikin kipas-kipas kok kalau itu yang ditakutkan, lol.

Jika kalian bertanya padaku siapa tokoh yang buat aku kesal, maka aku tidak ragu menunjuk Yeon-Seok. Padahal aku sama-sama AB seperti tokoh utama di novel ini, tapi entah kenapa aku sebel aja. Tipikal lelaki brengsek yang tidak mudah kalian cintai dan jujur saja aku malah senang, karena bosan juga sih ketemu sama tokoh lelaki yang too loveable. Sekali-kali lihat yang brengsek (yang beneran pikirannya brengsek) jadi tokoh utama seru ya.

Dengan penjabaran golongan darahnya yang tidak begitu terasa seperti novel-novel Bloof Type Series lainnya, aku jujur saja menyukai novel ini. Andai saja komiknya di novel ini yang diambil pas adegan yang benar-benar greget, aku tanpa ragu memberikan 5 bintang deh. Tapi tidak mengurangi keseruanku untuk membacanya meskipun bisa kubilang konfliknya biasa saja. Mungkin karena aku bisa related sama masalah Jung-Joo soal ragu-ragu dalam mengira jika tengah jatuh cinta atau tidak.

Direkomendasikan kalau butuh bacaan ringan dan bagi yang ingin mengenal kepribadian AB baik yang lelaki maupun yang perempuan. Oh golongan darah yang langka di dunia :') #heh

2 komentar:

  1. Makasih banyak review-nya, Shen (saya manggil apa ya?)!!!

    Mengenai komiknya, itu gara-gara saya beneran bingung mau pilih adegan yang mana. Yang singkat dan padat dan dialognya nggak panjang-panjang. Huhu....

    Dan saya emang bukan penyuka konflik, jadi konflik di novel-novel saya kebanyakan ringan aja. Semoga nggak kapok baca novel saya ya! ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Panggil aja Shen ^^
      Makasih juga sudah komentar. Gak nyangka penulisnya sendiri bakalan tinggalin komentar.

      Sebenernya menurutku novel ini bukan tanpa konflik, tapi tidak berat seperti novel-novel yang aku baca dan itu membantu karena pas baca ini lagi malas baca buku #yha
      Tenang saja, aku belum kapok kok buat baca karyamu. Soalnya baru sadar di lemari buku ada 1 lagi novel karanganmu :)

      Hapus

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku