Minggu, 02 Oktober 2016

[Review] TYPO

Judul: TYPO
Penulis: Christian Simamora
No ISBN: 9786027036277
Tahun Terbit: Juli 2016
Jumlah Halaman: 476 halaman
Rating: ☆☆☆½
Jenis: paperback
Penerbit: Twigora
Sinopsis:
KETIKA TUHAN TAK MERENCANAKANLAKI-LAKI DAN PEREMPUAN UNTUK BERJODOH,
PARA ORANGTUA AKAN TURUN TANGAN
UNTUK MENYATUKAN MEREKA.


Di usianya yang keempat belas tahun, Maisie Varma dijodohkan dengan Josh Mallick oleh kedua ayah mereka. Meskipun sama-sama tak suka dengan keputusan sepihak itu, Mai dan Josh memilih untuk belajar beradaptasi dengan satu sama lain ketimbang membangun nyali untuk menentangnya.


Tapi kemudian, di malam pergantian tahun, Oma Josh yang baru mendengar tentang perjodohan itu langsung protes keras. Bukan itu saja, beliau memaksa para ayah untuk membatalkan pertunangan malam itu juga. Semuanya pun kembali seperti semula—kecuali bagi Mai. Dia sungguh-sungguh tak menyangka, status tunangan Josh selama beberapa hari membuatnya jatuh cinta untuk kali pertama.
Novel #jboyfriend kali ini merupakan kronologis cinta putri satu-satunya keluarga Varma. Tentang gelenyar yang membungkus perasaan Mai dalam bahagia, juga tentang hal-hal manis yang membuat pipinya sering merona merah.

Novel ini juga akan bercerita banyak tentang anak bungsu keluarga Mallick. Si mantan tunangan yang bertanggung jawab membuat Mai jatuh hati sekali lagi, juga yang mengingatkannya bahwa perasaan itu tak lebih dari sekadar typo. Kesalahan hati yang harus Mai koreksi.
 Selamat jatuh cinta,
CHRISTIAN SIMAMORA



Review




Kita adalah janji yang ditakdirkan untuk diingkari.


Maissie Varma, anak tunggal keluarga Varma yang harus bekerja sama dengan mantan tunangannya—yang hanya berlangsung beberapa hari—demi proyek hari jadi Hotel Cocolobo. Baru pertemuan pertama saja sudah membuat Mai kesal karena harus menunggu berjam-jam di lobi tanpa kepatian akan bertemu dengan mantan tunangannya yang ternyata malah asik nge-gym.

Josh Mallick, anak bungsu keluarga Mallick yang juga merupakan mantan tunangan Mai. Bekerja sebagai CFO Mallick Finance Group. Bekerja sama di dalam proyek hari jadi Hotel Cocolobo karena ayahnya dan juga ayah Mai bersahabat sejak lama dan mempercayai mereka berdua untuk proyek ini.

Jika Mai berurusan dalam hal-hal yang berhubungan dengan inovasi serta produk-produk Cocolobo, maka Josh berurusan dalam hal finansial. Meskipun pertemuan pertama mereka setelah sekian lama tidak berjumpa di awali dengan kurang baik, tetapi meeting untuk hari jadi Hotel Cocolobo berjalan lancar dan mereka sepakat untuk pertemuan kedua.

Namun pertemuan kedua malah benar-benar chaos karena Mai menemukan Josh yang berdarah-darah di kamar mandi lelaki itu karena terantuk keran showernya sendiri. Tapi karena kejadian ini malah membuat perasaan Mei kepada Josh yang dia kira sudah mati sedikit terbangun lagi. Apalagi dengan sikap Josh di UGD yang seharusnya bisa dibilang sebagai pelecehan seksual tetapi nyatanya diam-siam Mai tidak begitu keberatan.

Josh dan Mai terjebak pertunangan singkat akibat kedua ayah mereka, Ronan Mallick dan Jagapati Vadma yang merupakan sahabat dekat sejak lama, menginginkan hubungan keluarga dan bisnis mereka semakin erat dengan cara menjodohkan anak-anak mereka. Awalnya tentu saja Josh dan Mai tidak menerima, tetapi setelah mengenal satu sama lain secara singkat, pada akhirnya mereka merasa bahwa mereka cocok.


Tetapi begitu Oma Josh mendengar rencana pertunangan ini, beliau marah besar dan meminta segera membatalkan pertunangan itu. Meskipun Mai dan Josh tampak lega dengan pembatalan tersebut, tetapi di sudut hati masing-masing, mereka merasa kecewa tetapi hanya bisa dipendam dalam hati. Bertahun-tahun setelahnya, mereka bertemu lagi dalam proyek Hotel Cocolobo.

Namun ketertarikan satu sama lain tidak dapat dibendung dan akhirnya mereka memutuskan untuk menjalankan hubungan tanpa status. Bahwa di dalam hubungan ini hanya untuk ketertarikan fisik semata dan juga untuk memenuhi fantasi Mai agar tidak penasaran tentang Josh. Perasaan bernama cinta bagi mereka berdua hanyalah typo.


Cinta bukanlah nafsu, begitu juga sebaliknya. Tapi mereka adalah dua jiwa yang menempati tubuh yang sama.

Namun Duchess yang merupakan sahabat Mai, sejak awal sudah memperingatkan sahabatnya itu untuk jangan terlibat dengan Josh. Ia takut Mai akan terluka karena dipermainkan oleh Josh, apalagi Mai bagi Duchess terlalu bagus untuk lelaki sekelas Josh yang memandang perempuan hanya sebagai teman hookup saja. Namun Mai tidak mengindahkan nasehat sahabatnya itu—yang lebih parahnya Mai berbohong kepada Duchess—yang mungkin saja bisa mengancam keutuhan persahabatan mereka.

Jadi bagaimana jika Josh dan Mai akhirnya sadar jika mereka benar-benar masuk ke dalam hubungan yang mereka bilang typo? Lalu bagaimana persahabatan Mai dengan Duchess?


"Satu hal yang kusadari ketika nyarris kehilanganmu," ujar laki-laki itu, "aku memang baik-baik saja seorang diri. Tapi sejak mengenalmu, menjalani hidup berdua denganmu terdengar seperti petualangan yang menarik."



My Opinion



Siapa yang tidak penasaran dengan buku ini kalau judulnya TYPO? Seperti itulah hal yang dirasakan oleh Josh maupun Mai di dalam cerita ini dalam menyikapi perasaan mereka satu sama lainnya.

Dengan tema yang sebenarnya sudah mainstream tetapi menurutku unsur-unsur pendukung cerita ini yang membuatnya jauh lebih menarik dan terasa "baru". Tentang Hotel Cocolobo, sahabat Mai yaitu Duchess yang fashion blogger dan Rubi yang benar-benar terasa jiwa petualangnya, saudara-saudara Josh yang terlihat ramai tetapi sangat terasa menyayangi Josh serta yang paling terpenting, karakter dua tokoh utama sendiri. Josh yang tipikal playboy tetapi bisa dibilang jinak dan bersikap agak kekanakan dan Mai yang kutu buku tetapi bisa menjadi agresif jika keadaan mendukung juga daya tarik untuk membaca novel ini.

Dari semua series #JBOYFRIEND yang aku baca, ini termasuk yang paling panas (tetapi belum baca Marry Now, Sorry Later jadi belum bisa jadi pembanding karena kata rangorang itu yang paling sip dan hawt), tetapi masih bisa ditoleransi untuk pembaca dewasa. Apalagi jika kalian penggemar series ini, kalian wajib pake banget untuk membaca buku ini.

Tapi mungkin bagi kalian yang tidak tahan dengan typo yang 'sengaja' ditebarkan di dalam novel ini (khususnya di bagian potongan cerita Carina St. Tropez), mungkin kalian harus tahu hal ini. Novel ini sengaja memuat beberapa typo sebagai bagian dari kepribadian Mai yang senang mencari typo di dalam buku-buku yang dibacanya.

Aku paling suka tokoh Duchess karena terasa care dan asik banget jadi sahabat. Semoga dia dapat jatah di #JBOYFRIEND selanjutnya ya, serius aku memuja tokoh ini dengan sepenuh hati. Tapi bukan berarti aku tidak menyukai tokoh utamanya, aku suka keduanya (yang jarang terjadi karena biasanya aku gampang benci sama tokoh utama pria).



Dan seperti biasa, jika jadi host blog tour berarti siap untuk mengikuti challenge yang diadakan. Untuk novel Christian Simamora yang terbaru ini, tantangannya bukan hanya satu tetapi dua!


Dan sayangnya aku gagal di challenge ini, jadi intinya: nope, nope, nope.  :"") *lalu galau*

Bagaimana, yang ketemu malah typo bacaan Mai dan bukan inti dari challenge ini.

Untuk tantangan yang kedua, harus menirukan salah satu foto di bawah ini karena ada unsur cokelat yang banyak terlibat di novel ini.

 

Dan terjemahan bebasku ..... *tolong biarkan aku mengumpet di dalam lemari pakaian, plz*


Makin penasaran dengan buku TYPO? Atau mau mendapatkan novel kece ini? Silahkan tunggu kelanjutannya di postingan selanjutnya ^^


12 komentar:

  1. Kenapa ada 2 post kak? Saya bingung😯. Ini kenapa ya di reviewnya ada typo juga,sengajakah?
    Seperti yg saya bilang selalu ada yg baru tentang review di tiap host. Yg baru disini saya lihat tentang kejadian Mai yg menemukan insiden kecelakaan Josh di kamar mandi sampai harus dibawa ke rumah sakit.
    Juga tentang persahabatan Mai dan Duchess yg ternyata juga mengalami ujian akibat kebohongan Mai.
    Tentu saja membuat saya makin penasaran akan TYPO karya bang ino ini. Pastinya mau dong kak ngedapatin novel kece ini,he..he..

    BalasHapus
  2. Reviewnya bagus kak^^ Hati yang typo dan tulisan yang typo, hmm menarik juga ... berasa main teka-teki membaca novel ini ya kak. Huaaa makin penasaran dan pengen baca novel bang Ino. Wish me luck^^

    BalasHapus
  3. baca reviewnya bikin tambah penasaran sama ini novel. Reviewernya keren, saat baca ini aku dapat gambaran lebih tentang karakter May. smga aja kali ini menang, hehe
    salam sukses kak, dtggu review2 snjtx:)

    BalasHapus
  4. Di beberapa blog sebelumnya nggak dibahas mengenai pertemuan mereka setelah sekian lama dimana Josh ngaret karena nge-gym.. Kemudian gimana persahabatan Dushess dan Mai (Dushess yang wanti-wanti supaya Mai hati-hati). Aku ngerasa lebih dan lebih penasaran dengan alur ceritanya setelah baca review darimu, thank youu.. semoga nanti dapat Giveaway-nyaaaa... huhu

    BalasHapus
  5. Uppss, Duchess.. typo deh..

    BalasHapus
  6. Setelah bca reviewnya makin penasaran deh sma ini novel. Jujur aku blum prnah baca novelnya bang ino. Dan stelah baca reviewnya kk bikinn aku mulai tertarik. Thanks kak atas reviewnya. Menarik bnget😊

    BalasHapus
  7. Kisah cinta mereka berdua menarik. Dari yang suka karena dijodohkan, tapi batal kemudian ketemu dan jatuh cinta lagi. Bikin bertanya2 apa di akhir kisah mereka berdua juga akan memutuskan untuk membatalkan cinta yg udh tercipat

    BalasHapus
  8. salah fokus ke fotonya kakak :D
    lumayan mirip lah kak :D

    BalasHapus
  9. Keren ka, reviewnya. Jadi penasaran sama ceritanyaaa. Hehe. Tentang perjodohan. Siapa tau bisa dipraktekkin di kehidupan nyata. Hahaha

    BalasHapus
  10. Sebenarnya aku masih belum nyambung niy tentang hubungan Typo dengan kisah cinta Mai-Josh. Pikiran soal typo tuh pemahamannya masih tentang kesalahan dalam penulisan. Kayaknya harus baca bukunya langsung deh biar nyambung :D

    BalasHapus
  11. Wow... baca reviewmu ini aku jadi agak nyambung deh mengenai TYPO yang dimaksud Bang Ino... Agak ironis memang jika perasaan cinta yang muncul di hati Mai kelak malah justru dianggap lalu sebagai TYPO semata T__T *hiks*

    Anyway, kembai baca reviewmu ini bikin aku makin penasaran pengen baca langsung kisahnyanya Mai-Josh! Semoga saja berjodoh ya ;)

    BalasHapus
  12. Semakin penasaran dengan novel ini.

    Dan langsung jleb ketika membaca quote ini " Cinta bukanlah nafsu, begitu juga sebaliknya. Tapi mereka adalah dua jiwa yang menempati tubuh yang sama."

    BalasHapus

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku