Jumat, 18 November 2016

Lost and Found

Judul: Lost and Found
Penulis: Dylunaly
No ISBN: 9786023757077
Tahun Terbit: Oktober 2016
Jumlah Halaman: 250 halaman

Rating: ☆☆☆☆☆
Jenis: paperback
Penerbit: Grasindo
Sinopsis:

Setiap benda akan patah. Termasuk hati. Walau sudah delapan tahun berlalu, hati Illa masih patah dan jiwanya rusak. Sampai detik ini dia masih tidak memiliki kepercayaan diri untuk kembali berurusan dengan cinta. Bukan tanpa alasan, dia takut untuk kembali terluka, mental dan fisik.

Illa menjalani hidupnya dengan membuka sebuah toko bernama My Ex-Boyfriend di sudut jalan Braga. Toko yang menarik perhatian banyak orang karena tokonya khusus menjual barang pemberian dari mantan. My Ex-Boyfriend tidak pernah sepi membuat hidupnya cukup sibuk dan untuk sesaat dia berhasil melupakan sesuatu yang bernama cinta. Hingga seorang pria tidak sengaja hadir dalam hidupnya.

Mungkinkah hati yang tidak hanya sudah patah melainkan berderai mampu kembali utuh? Mungkinkah rasa percaya yang sirna karena pengalaman buruk mampu kembali untuk percaya?

Pada akhirnya, akankah tragedi menghasilkan bahagia?


Review


I lost mine when I found you.
{ Prologue }

Ini tentang Illa yang masih belum bisa melupakan apa yang telah terjadi delapan tahun yang lalu. Masih ada trauma yang tersisa di dalam dirinya, belum benar-benar sembuh. Memilih Braga karena memiliki kenangan orang tuanya sekaligus juga sebagai tempat tokonya berada, namanya Ex Boyfriend. Namun pertemuannya dengan seorang lelaki di malam minggu mengubah segalanya dan Illa sekali lagi harus menghadapi ketakutannya.

Lelaki itu bernama Pandu dan entah sejak kapan Illa mulai terbiasa dengan kehadirannya di dalam hidupnya. Membuat Illa merasakan debaran yang ia pikir takkan pernah ada lagi dan membuatnya akhirnya mengerti apa yang dimaksud oleh mamanya tentang menemukan seseorang yang tepat. Meskipun seringkali Illa merasa ragu dan takut, sehingga seringkali mencari alasan untuk tidak keluar dari zona nyamannya.

On the way to love you, I must learn how to believe
{ Chapter #15 }

Tetapi pada kenyataanya ketakutan Illa akan masa lalu tidaklah semudah itu untuk hilang. Malah terkadang Illa membanding-bandingkan Pandu dengan 'monster' yang merusak Illa. Yang menimbulkan luka yang tidak bisa sembuh meskipun delapan tahun berlalu. Karena Illa korban abussive relationship dan menurutnya, tidak mungkin ada yang mau menerimanya yang sudah 'rusak' seperti Illa.

Pada akhirnya, akankah Illa mendapatkan kebahagiaanya dan terlepas dari bayangan masa lalunya?

You are the beginning of my happy ending
{ Epiloge }




My Opinion


Kalau waktu itu aku mereview versi di wattpad, kali ini aku mereview versi cetaknya #yaay

Karena sejak awal aku sudah suka dengan jalan ceritanya, aku yakin membaca novel ini dengan cepat. Dan ternyata dugaanku tidaklah meleset, apalagi saat aku membaca seluruh jalan ceritanya ... aku nangis. Serius, aku jarang menangisi sebuah cerita dan novel ini sukses membuatku menangis. Serta aku benar-benar mencintai setting Bandung, terutama Braga-nya terasa banget.

Mungkin aku bukanlah orang yang terlibat dalam abussive relationship, tetapi aku bisa mengerti ketakutan-ketakutan Illa. Bagaimana dia tidak semudah itu mempercayai Pandu yang padahal jelas-jelas berbeda dengan 'monster' yang dulu menyakiti Illa. Aku juga salut dengan Pandu yang tidak menyerah meskipun Illa menolak keberadaan lelaki itu dan segala perhatian kecil yang terasa manis.

Berbicara tentang abussive relationship, apa yang kalian pikirkan? Kekerasa secara fisik seperti memukul, menampar, menjambak dan sebangsanya? Tapi apakah kalian tahu jika abussive relationship bukan hanya tentang menyakiti secara fisik, melainkan juga menyakiti secara psikis. Menghina, merendahkan pasangannya seolah tidak berharga dan hanya pelaku yang 'mau' bersama korban adalah contoh nyataya. Seperti mantan Illa lakukan kepadanya delapan tahun yang lalu. Membuat Illa harus menata hidupnya yang berantakan dan sulit untuk mempercayai orang lain.

Tapi terkadang abussive relationship bukan hanya tentang kekerasa fisik dan psikis kepada korbannya, tetapi memainkan psikologis korbannya dengan bermain peran 'korban' dan korbannya dibuat seolah-olah menjadi 'pelaku'. Misalkan saja jika 'pelaku' melakukan hal yang salah di mata 'korban' maka ia akan mengancam menyakiti dirinya sendiri dan mengatakan bahwa 'pelaku' adalah orang jahat yang membuat 'korban' seperti itu.

Aku benar-benar merekomendasikan ini untuk dibaca oleh kalian yang mungkin ingin mencari pendekatan novel romantis yang berbeda. Bukan yang tokoh perempuannya dari awal sudah perfect dan tokoh lelakinya memang jatuh cinta dengan tokoh perempuannya karena semua kelebihannya. Aku percaya orang yang pantas diperjuangkan dalam hidup kita adalah orang yang mencintai kita dari kekurangan yang kita miliki.


3 komentar:

  1. kok sedih:( i lost mine when i found you

    BalasHapus
  2. Suka heran yg melakukan abussive relationship, kalau memang cinta kenapa begitu?? Apakah mereka yg demikian sebenarnya orang yg memiliki kepribadian ganda atau secara kasarnya psikopat?
    Paling suka dengan quote I lost mine when I found you😚 adakah Pandu akan menggeser Wisnu di pikiranku?!
    Aku tipe cengeng yg suka nangis karena sebuah cerita dibuku, jadi dijamin deh Lost and Found ini bakal bikin tisuku habis secara si kakak Shen Meileng yg jarang nangis karena sebuah buku aja bisa dibikin nangis apalagi aku!!
    Fix, pengen banget novel karya ka Dy ini😍😍😍

    BalasHapus
  3. Trauma masa lalu apalagi yang diakibatkan oleh orang tercinta selalu bisa bikin nyesek. Seharusnya cinta kan tidak menyakiti ya?? Poor Illa :(

    BalasHapus

Komentar kalian sangatlah berharga bagiku